<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rintis Yanto</title>
	<atom:link href="http://www.rintisyanto.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rintisyanto.com</link>
	<description>Ketua DPRD Kota Depok</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Apr 2012 02:50:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Kakek Gang Nyamuk Remuk  // Diseret KRL Commuter Line 50 Meter</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/kakek-gang-nyamuk-remuk-diseret-krl-commuter-line-50-meter/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/kakek-gang-nyamuk-remuk-diseret-krl-commuter-line-50-meter/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 02:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas & Peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2189</guid>
		<description><![CDATA[CIPAYUNG &#8211; Kereta rel listrik (KRL) commuter line tujuan Bogor-Jakarta kembali memakan korban jiwa. Kemarin, Anhar Ruddin (50) tewas dengan kondisi tubuh dan hancur berwujud setelah terseret KRL saat melintas di pintu perlintasan Gang Damai, RT02/05, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, . Warga Gang Nyamuk, RT02/02, Kelurahan Pondokjaya, Kecamatan Cipayung, itu meregang nyawa setelah terseret [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CIPAYUNG &#8211; Kereta rel listrik (KRL) commuter line tujuan Bogor-Jakarta kembali memakan korban jiwa. Kemarin, Anhar Ruddin (50) tewas dengan kondisi tubuh dan hancur berwujud setelah terseret KRL saat melintas di pintu perlintasan Gang Damai, RT02/05, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, .<br />
Warga Gang Nyamuk, RT02/02, Kelurahan Pondokjaya, Kecamatan Cipayung, itu meregang nyawa setelah terseret KRL 50 meter bersama sepeda motornya.<br />
Peristiwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 18:20 WIB itu pun sontak membuat heboh para penumpang KRL. peristiwa tersebut, lalulintas sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sempat terganggu dan menyebabkan kemacetan. Tak sedikit juga dari pengendara yang berhenti karena ingin melihat peristiwa mengenaskan tersebut.<br />
Asmawi, warga sekitar yang menyaksikan kejadian ini menuturkan, korban datang dari arah Bogor menggunakan sepeda motor. Ketika sampai di pintu perlintasan, korban memaksa masuk dan menerobos pintu perlintasan yang sudah tertutup. Lalu di saat yang bersamaan, KRL commuter line datang dari arah Bogor Jakarta dan langsung menyambar korban.<br />
&#8220;Warga sempat berteriak memberitahu korban, tapi orang yang dipanggil seperti tak mendengar dan menghiraukan teriakan,&#8221; terangnya di TKP.<br />
Ia melanjutkan, KRL yang melaju kencang itu menyeret korban sejauh 50 meter. Tak ayal, tubuh korban yang sudah berusia lanjut itu pun hancur dan tercerai berai bersama sepeda motornya yang terlempar jauh. &#8220;Korban terseret dari pintu perlintasan Gang Damai hingga ke Gang Batako yang berjarak sekitar 50 meter,&#8221; ujar Asmawi ngeri.<br />
Sementara itu, Kanit Reskrim Mapolsek Pancoranmas AKP I Ketut Garis yang terjun langsung ke TKP menerangkan, korban tertabrak KRL akibat menerobos pintu perlintasan. Kasus semacam ini kerap terjadi dalam peristiwa kecelakaan kereta. &#8220;Karena itu, kami mengimbau warga dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan taat peraturan saat melintasi pintu perlintasan kereta api,&#8221; pintanya.<br />
AKP Ketut mengemukakan, kasus kecelakaan KRL ini akan terus ditangani kepolisian. Lalu jasad korban yang sudah dalam kondisi tewas rencananya dibawa ke RSUD Depok. Sedangkan sepeda motor Honda Supra 125 bernopol DK 2000 EO diamankan jajarannya di Mapolsek Pancoranmas. &#8220;Saya harap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Kota Depok,&#8221; imbuhnya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/kakek-gang-nyamuk-remuk-diseret-krl-commuter-line-50-meter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dosen UI Suwantji Sisworahardjo yang Dibunuh Itu Senang Naik Bus, Dikenal Humoris</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/dosen-ui-suwantji-sisworahardjo-yang-dibunuh-itu-senang-naik-bus-dikenal-humoris/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/dosen-ui-suwantji-sisworahardjo-yang-dibunuh-itu-senang-naik-bus-dikenal-humoris/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 02:48:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas & Peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2186</guid>
		<description><![CDATA[Dosen senior Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UI, Suwantji Sisworahardjo (73), yang ditemukan tewas di dapur rumahnya di Jalan Kalpataru No28, RT05/07, Kompleks Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, membuat duka para sahabat. Dosen yang akrab dipanggil &#8216;ibu&#8217; itu, dikenal sebagai pribadi yang hangat. Seperti apa kehidupannya? Adalah Ketua Pasca-Sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dosen senior Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UI, Suwantji Sisworahardjo (73), yang ditemukan tewas di dapur rumahnya di Jalan Kalpataru No28, RT05/07, Kompleks Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, membuat duka para sahabat. Dosen yang akrab dipanggil &#8216;ibu&#8217; itu, dikenal sebagai pribadi yang hangat. Seperti apa kehidupannya?<br />
Adalah Ketua Pasca-Sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UI, Fentiny Nugroho PhD, yang memiliki cerita panjang tentang almarhumah. Semasa hidup, Suwantji Sisworahardjo merupakan salah seorang pendiri FISIP UI. Dia seorang dosen di FISIP UI yang memiliki komitmen luar biasa dalam ilmu pengembangan masyarakat.<br />
&#8220;Beliau turut memperjuangkan pengembangan masyarakat, untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat dengan mendayagunakan sumber-sumber yang ada. Menekankan prinsip partisipasi sosial (masyarakat dengan industri, red). Sehingga masyarakat di tempat tersebut bisa mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik dari masyarakat,&#8221; jelasnya.<br />
Suwantji Sisworahardjo, dikenal memiliki integritas yang kuat, jujur, humoris, serta disiplin dan sederhana. Kebiasaanya menggunakan angkutan bus saat pergi mengajar. &#8220;Ia memiliki perilaku yang jujur, disiplin, tegas, namun humoris. Jika ada yang tidak benar, beliau tak sungkan mengatakan salah. Jika dalam segi mengajar, ia selalu hadir di kelas,” ujarnya.<br />
Selain itu, ia pribadi memegang teguh nilai-nilai luhur, contohnya, tidak suka mengambil kesempatan dalam meningkatkan jabatan di kampus. Karena itu, hal yang selalu ia tanamkan kepada kami adalah proses kaderisasi kepada kaum muda yang memiliki potensi di pengembangan masyarakat,&#8221; ucapnya, menirukan perkataan almarhumah.<br />
Perjalanan kariernya di kampus UI cukup panjang. Suwantji Sisworahardjo sempat menjabat sebagai Ketua Jurusan Kesos, sekaligus pendiri Pasca-Sarjana FISIP UI.<br />
Di tingkat nasional, beliau aktif di Ikatan Pendidikan Pekerja Sosial/Kesejahteraan Sosial Indonesia. &#8220;Beliau merupakan guru besar kami di bidang kesejahteraan sosial, selain juga termasuk dosen senior ilmu hukum dalam mata kuliah pengantar hukum, sistem hukum Indonesia dan baru mengajar hukum dan pembangunan, selain juga menjadi tokoh di jurusan kriminologi,&#8221; ucapnya.<br />
Dalam pengajaran, Suwantji Sisworahardjo senang memberikan ilmu kesejahteraan sosial secara mengerucut, dari kebijakan makro hingga ke yang lebih kerucut ke arah kebijakan mikro.<br />
&#8220;Pribadi yang hangat, mudah menolong, namun tegas dalam menyikapi para mahasiswanya. Kami selaku dosen FISIP berkeinginan mengenang beliau di UI ini. Semoga harapan kami didengar Rektor UI, guna bentuk apresiasi terhadap prestasi Suwantji di FISIP UI,&#8221; tuturnya.<br />
Terbunuhnya Suwantji Sisworahardjo merupakan duka mendalam bagi para akademisi UI. Fentiny menyatakan peristiwa tersebut merupakan kekerasan kepada lansia (lanjut usia), karena beliau tinggal sendiri di rumahnya.<br />
Sebelumnya, tidak ada yang menyangka dengan peristiwa itu. Kamis malam, Fentiny masih bertemu Suwantji, seusai mengikuti kegiatan Ikatan Pendidikan Pekerja Sosial/Kesejahteraan Sosial Indonesia.<br />
Selepas itu, Suwantji pulang dengan bus, Fentiny pun tidak lagi mendengar kabarnya. Padahal, Sabtu pukul 09:30 WIB, Suwantji harus mengajar di pasca-sarjana.<br />
&#8220;Tidak biasanya beliau absen mengajar mahasiswa, dan tidak memberikan kabar kepada kami. Namun, pada Minggu terdengar kabar bahwa beliau sudah meninggal,&#8221; tuturnya.<br />
Pelaku yang masih sepupu almarhumah memang memiliki perilaku yang menyimpang. Dulu saat Suwantji masih menetap di rumah lamanya di Jalan Kebalen, Blok S, Jakarta Selatan, almarhumah sempat bercerita bahwa sepupunya itu sempat mencuri perhiasannya.<br />
&#8220;Dulu ibu Suwantji pernah menceritakan bahwa keponakannya itu sempat mencuri perhiasannya,” ungkapnya.<br />
Nahasnya, perilaku pencurian tersebut pun hampir terulang saat ibu sudah pindah rumahnya di Tangerang. ”Namun keburu ketahuan, yang akhirnya pelaku tega melakukan tindak kekerasan hingga wafatnya ibu,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/dosen-ui-suwantji-sisworahardjo-yang-dibunuh-itu-senang-naik-bus-dikenal-humoris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pejabat Depok Minta Tambah Biaya Perjalanan // Mobil Dinas Wajib Pertamax</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/sorot/pejabat-depok-minta-tambah-biaya-perjalanan-mobil-dinas-wajib-pertamax/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/sorot/pejabat-depok-minta-tambah-biaya-perjalanan-mobil-dinas-wajib-pertamax/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 02:43:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sorot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2181</guid>
		<description><![CDATA[MARGONDA – Para pejabat di lingkungan Pemkot Depok berharap biaya perjalanan dinas ditambah, untuk membeli pertamax mobil dinas. Keharusan mobil pelat merah atau pejabat mengonsumsi pertamax itu merujuk instruksi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang meminta seluruh mobil dinas di tiap pemerintah daerah wajib memakai bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax. Kepala Dinas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MARGONDA – Para pejabat di lingkungan Pemkot Depok berharap biaya perjalanan dinas ditambah, untuk membeli pertamax mobil dinas. Keharusan mobil pelat merah atau pejabat mengonsumsi pertamax itu merujuk instruksi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang meminta seluruh mobil dinas di tiap pemerintah daerah wajib memakai bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax.<br />
Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok Doddy Setiadi menuturkan, keharusan menggunakan pertamax untuk mobil dinas sangat memberatkan jika harus berkelanjutan.<br />
Menurutnya, pembelian BBM mobil para kepala dinas, merogoh kocek kantong pribadi, karena tak ditanggung oleh APBD Kota Depok.<br />
Doddy menjelaskan, APBD hanya menanggung mobil pelat merah dengan golongan tertentu. Antara lain, mobil sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), ambulans Dinas Kesehatan (Dinkes) dan mobil operasional pengawalan (petwal) Walikota dan Wakil Walikota.<br />
“Uang bensin dan biaya perawatan mobil dinas, para kepala dinas dan kepala bidang sendiri tidak ditanggung APBD,”ujarnya kepada Radar Depok.<br />
Jika instruksi tersebut telah diberlakukan di Kota Depok. Maka, kata dia, perlu ada perubahan dan penyesuaian biaya perjalanan dinas. Karena jika masih merujuk anggaran saat ini, sangat memberatkan.<br />
Lalu, berapa biaya perjalanan dinas para kepala dinas dan kepala bidang? Doddy mengatakan, biaya perjalan dinas tergantung tujuan. Saat ini, ada beberapa yang sudah dialokasikan. Antara lain, perjalanan ke Bandung sebesar Rp450 ribu, ke Bogor Rp90 ribu dan ke Jakarta Rp120 ribu. “anggaran itu berlaku untuk pulang-pergi,” jelasnya.<br />
Sementara itu, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, mengaku belum menerima instruksi resmi mengenai hal tersebut dari pemerintah pusat. Tapi hal jika itu merupakan perintah pemerintah pusat, maka Pemkot Depok berkewajiban mengikutinya. “Belum menerima imbauan resminya,” ujarnya.<br />
Tapi, keterangan Kepala DPPKA Doddy Setiadi berbanding terbalik dengan pernyataan Ketua DPRD Kota Depok, Rintis Yanto. Menurutnya, APBD 2012 sudah mengalokasikan dana pembelian pertamax untuk mobil mobil dinas.<br />
Sementara dari Jakarta, instruksi tersebut merujuk imbauan Presiden terkait program penghematan energi dan air, dan akan terbit pada akhir April 2012.<br />
Menteri ESDM Jero Wacik menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan segala cara untuk penghematan BBM, dan itu akan tertuang dalam instruksi tersebut.<br />
&#8220;Apa saja yang harus dihemat, bagaimana caranya dan pengawasannya. Misalkan, gedung-gedung kalau malam dan tidak ada orangnya, jangan menghidupkan lampu dan AC. Listrik harus dihemat,&#8221; katanya di Jakarta, Selasa (17/4).<br />
Penghematan BBM juga bisa dilakukan dengan mengurangi penggunaan mobil untuk acara yang tidak perlu. Selain itu, hingga kini pemerintah masih membahas penghematan BBM bedasarkan kapasitas mesin. &#8220;Apakah di atas 2.000 cc atau 1.500 cc, dan bagaimana pengawasannya,&#8221; jelasnya.<br />
Wacik menjelaskan, program penghematan ini mendesak, karena pemerintah batal menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April 2012.<br />
Kementerian ESDM juga akan melakukan pembatasan BBM bersubsidi pada Mei 2012. Pembatasan itu dimulai dari instansi pemerintah, lalu 60 hari setelah terbit Perpres Penghematan Energi.<br />
Proses pembatasan akan dimulai dari sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) terlebih dulu. Sesudah itu baru Jawa-Bali yang telah tersedia BBM nonsubsidi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/sorot/pejabat-depok-minta-tambah-biaya-perjalanan-mobil-dinas-wajib-pertamax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tomcat Hinggap di Baktijaya</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/tomcat-hinggap-di-baktijaya/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/tomcat-hinggap-di-baktijaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 05:10:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas & Peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2177</guid>
		<description><![CDATA[SUKMAJAYA – Setelah menghebohkan warga Kampung Desa, RT03/01, Jalan RH Samaun, Duren Mekar, Bojongsari, keberadaan serangga tomcat kini mencemaskan warga di wilayah Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya. Kemarin, di kediaman Ketua RW28 Saih, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, kedatangan serangga yang dikategorikan berbahaya ini. Saat ditemukan, seekor tomcat tersebut berada di teras kediamannya. “Saya pikir serangga biasa. Setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SUKMAJAYA – Setelah menghebohkan warga Kampung Desa, RT03/01, Jalan RH Samaun, Duren Mekar, Bojongsari, keberadaan serangga tomcat kini mencemaskan warga di wilayah Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.<br />
Kemarin, di kediaman Ketua RW28 Saih, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, kedatangan serangga yang dikategorikan berbahaya ini. Saat ditemukan, seekor tomcat tersebut berada di teras kediamannya.<br />
“Saya pikir serangga biasa. Setelah saya perhatikan, ternyata tomcat,” kata Saih seperti ditirukan Wakil LPM Baktijaya, Bagus Eta, kepada Radar Depok, kemarin.<br />
Untungnya, sampai saat ini tidak ada warganya yang melapor jika telah tergigit tomcat. Meski demikian, dia mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada. “Belum ada warga yang melapor tergigit,” ujar Saih.<br />
Menanggapi hal ini, Sekretaris Lurah Baktijaya Pairin, mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak panik. Apalagi tomcat bukanlah binatang yang membahayakan jika tidak diganggu.<br />
“Menurut penelitian dosen IPB, binatang ini kan tidak berbahaya. Hanya, kita harus selalu waspada karena penyebarannya mulai banyak,” ujarnya.<br />
Pairin menambahkan, muculnya tomcat di perkampungan atau rumah warga salah satu faktornya karena habibat serangga ini mulai punah. “Sepanjang habitatnya telah hilang, pasti akan terus muncul di permukiman,” ujarnya.<br />
Senada dikatakan Ketua LPM Baktijaya, M Yunus. Menurutnya, faktor lain keberadaan tomcat karena iklim yang semakin tidak bisa diprediksi. Meski tidak membahayakan, warga diharapkan selalu waspada, terlebih jika terkena pada anak-anak.<br />
“Selain karena habitatnya yang telah punah, munculnya serangga ini karena iklim yang tidak bisa diprediksi. Saya pikir harus tetap waspada meski tidak terlalu membahayakan, terutama pada anak-anak,” pungkasnya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/tomcat-hinggap-di-baktijaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bayi Kotor, Bibir Biru Ditemukan Dalam Parit</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/bayi-kotor-bibir-biru-ditemukan-dalam-parit/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/bayi-kotor-bibir-biru-ditemukan-dalam-parit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 05:09:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas & Peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2174</guid>
		<description><![CDATA[//Diduga Hasil Selingkuh, Dibungkus Kain Gendongan SUKMAJAYA &#8211; Warga sekitar Situ Pengarengan kemarin geger. Marni, salah seorang warga Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, itu menemukan bayi lelaki di dalam parit. Tubuh kotor, bibir sudah membiru dan lehernya seperti habis kena gigitan nyamuk. Marni, yang pertama melihat bayi malang berbalut kain itu, kemarin pagi menjelang pukul 06:00, dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>//Diduga Hasil Selingkuh, Dibungkus Kain Gendongan</p>
<p>SUKMAJAYA &#8211; Warga sekitar Situ Pengarengan kemarin geger. Marni, salah seorang warga Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, itu menemukan bayi lelaki di dalam parit. Tubuh kotor, bibir sudah membiru dan lehernya seperti habis kena gigitan nyamuk.<br />
Marni, yang pertama melihat bayi malang berbalut kain itu, kemarin pagi menjelang pukul 06:00, dia sedang senam pagi di sekitar Situ Pangarengan. Selintas dia melihat kain panjang tergeletak di dalam parit. Dengan hati berdebar, Marni mendekati lalu membuka kain tersebut.<br />
“Astagfirullah, saya kaget lihat anak ini,” katanya kepada Radar Depok, kemarin. “Saat saya angkat dia tidak nangis, dan saya bawa naik ojek ke Polsek Sukmajaya. Sudah banyak semut di kain gendongan bayi,” tambahnya.<br />
Hari itu sang bayi dibawa ke Polresta Depok. Setelah dimandikan, diserahkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Dinsos). Marni juga ikut dan memberikan keterangan kepada polisi.<br />
“Saya saja tidak tega melihat kondisi bayi ini. Pak polisinya banyak nanyain saya. Kayaknya memang anak itu hasil selingkuh,” ujarnya.<br />
Dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Syah Johan mengatakan, bayi yang ditemukan tersebut diperkirakan berusia empat hari, karena tali pusarnya belum dipotong.<br />
Kini, Polsek sedang melacak jejak orangtua sang bayi di sekitar Situ Pangarengan. Warga yang hamil didata. “Kami sudah melaporkan penemuan bayi ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak). Beberapa anggota sudah kami terjunkan ke lokasi untuk mendata perempuan yang hamil. Sudah ada tim yang memantau pergerakan orangtua sang bayi,” katanya.<br />
Terpisah, Staf Dinsos Depok Abdillah menjelaskan, kondisi bayi sudah mulai stabil. Di Dinsos, bayi yang memiliki tinggi 48 sentimeter dengan berat 3 kilogram itu disusui. Dari situ, sang bayi akan diantar ke Panti Asuhan Bina Remaja Mandiri, di Sukmajaya.<br />
“Anaknya tidak rewel saat diantarkan polisi kepada kami. Hari ini kami akan serahkan bayinya ke panti asuhan. Kasus pembuangan bayi memang sedang marak terjadi, makanya kami minta masyarakat jangan meniru perbuatan yang tidak terpuji,” tukas Abdillah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/bayi-kotor-bibir-biru-ditemukan-dalam-parit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Minimarket Masih Buka Nonstop Sosialisasi Perda 3 Tahun 2011 Belum Maksimal</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/sorot/minimarket-masih-buka-nonstop-sosialisasi-perda-3-tahun-2011-belum-maksimal/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/sorot/minimarket-masih-buka-nonstop-sosialisasi-perda-3-tahun-2011-belum-maksimal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 05:08:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sorot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2170</guid>
		<description><![CDATA[MARGONDA – Regulasi yang mengatur jam buka-tutup minimarket di Kota Depok rupanya tak digubris para pengelola pasar modern tersebut. Padahal sejak kemarin, Pemkot Depok mulai menerapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Perizinan dan Pendaftaran Usaha Bidang Perindustrian dan Perdagangan. Dalam aturan itu, minimarket hanya boleh buka mulai pukul 08:00 sampai 22:00 WIB. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MARGONDA – Regulasi yang mengatur jam buka-tutup minimarket di Kota Depok rupanya tak digubris para pengelola pasar modern tersebut. Padahal sejak kemarin, Pemkot Depok mulai menerapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Perizinan dan Pendaftaran Usaha Bidang Perindustrian dan Perdagangan. Dalam aturan itu, minimarket hanya boleh buka mulai pukul 08:00 sampai 22:00 WIB. Artinya, tidak boleh lagi ada minimarket di Depok yang buka nonstop, 24 jam.<br />
Menanggapi itu, Kepala Pengawas Indormaret Kartini II, Andri Priadi, menegaskan akan tetap buka nonstop. Andri berdalih, dirinya belum mendapat surat edaran terkait regulasi tersebut dari Pemkot Depok. Kalaupun surat edaran pelarangan buka 24 jam itu sudah sampai ke mejanya, Andri tetap tak akan langsung manut dengan aturan anyar tersebut. Karena dirinya perlu mendapatkan arahan dari sang atasan. “Saya belum mendapat surat edaran tersebut. Kalaupun ada, saya masih menunggu perintah dari cabang Sentul,” singkatnya.<br />
Terpisah, Anggota Komisi B DPRD Kota Depok Mohammad HB mengatakan, Pemkot diminta melakukan sosialisasi Perda Nomor 3 tersebut secara intensif. Anggota Fraksi Gerindra Bangsa ini menyayangkan masih lemahnya pengawasan Pemkot terkait keberadaan minimarket di sejumlah jalan lingkungan. “Jangan sampai menindak, tapi pemilik minimarket itu belum tahu adanya perda ini,” tegasnya.<br />
Sementara itu, Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad, meminta bantuan seluruh stakeholder untuk menjalankan Perda Nomor 3 Tahun 2011 ini. Pasalnya, tak mungkin semua pengawasan diserahkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok. Idris meminta ke seluruh pihak kelurahan untuk menjadi garda terdepan pengawasan minimarket yang tetap membandel buka 24 jam.<br />
Saat ini di Depok terdapat 315 minimarket yang tersebar di 11 kecamatan. Namun, dari jumlah itu, baru 205 minimarket yang memiliki tanda daftar perusahaan. Selebihnya, belum melengkapi perizinan sebagai minimarket. Izin yang dimaksud, antara lain, surat izin usaha perdagangan, izin usaha toko modern dan izin gangguan. “Perlu kerja dari seluruh unsur masyarakat,” ujarnya kepada Radar Depok, semalam.<br />
Pemberlakuan perda ini dinilai sangat bagus bagi pengusaha minimarket itu sendiri. Karena, menurut Idris, dengan buka hingga 24 jam akan memancing tindak kejahatan. Selain itu, pengaturan jam buka-tutup untuk menyehatkan persaingan dengan para pengusaha toko kelontong. “Jika bandel kami akan kirimkan surat peringatan terlebih dahulu,” paparnya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/sorot/minimarket-masih-buka-nonstop-sosialisasi-perda-3-tahun-2011-belum-maksimal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BOS Madrasah Dikucurkan Tahun Ini</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/sorot/bos-madrasah-dikucurkan-tahun-ini/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/sorot/bos-madrasah-dikucurkan-tahun-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 05:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sorot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2167</guid>
		<description><![CDATA[//Per Murid Dijatah Rp145 Ribu per Tiga Bulan KOTA KEMBANG &#8211; Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk madrasah ibtidaiyah (MI) segera digulirkan tahun ini. Penyalurannya, setiap murid akan dijatah Rp145 ribu per tiga bulan. Tim Manajeman BOS Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok Win Hermantyo mengatakan, dana BOS rencananya disalurkan kepada seluruh MI se-Kota Depok. Adapun mekanismenya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>//Per Murid Dijatah Rp145 Ribu per Tiga Bulan<br />
KOTA KEMBANG &#8211; Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk madrasah ibtidaiyah (MI) segera digulirkan tahun ini. Penyalurannya, setiap murid akan dijatah Rp145 ribu per tiga bulan. Tim Manajeman BOS Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok Win Hermantyo mengatakan, dana BOS rencananya disalurkan kepada seluruh MI se-Kota Depok. Adapun mekanismenya, akan diberikan kepada sekolah yang mengajukan kepada Kemenag.<br />
“Madrasah ibtidaiyah yang mendapat dana BOS, yang mengajukan kepada Kemenag. Jika tidak mengajukan, ya tidak dapat,” ujar Win kepada Radar Depok, kemarin.<br />
Tetapi, kata Win, hampir semua sekolah Madrasah Ibtidaiyah di Kota Depok mendapat dana BOS. “Karena hampir semua yang mengajukannya,” terangnya.<br />
Untuk mengoptimalkan program BOS, lanjut dia, terutama mengenai penyalurannya kepada siswa-siswi MI, ia pun mengimbau kepada seluruh sekolah MI segera mengajukan daftar murid yang akan mendapat dan BOS.<br />
“Kami berharap seluruh sekolah MI segera mengajukan nama siswa-siswi yang akan mendapat dana BOS. Ini untuk mempermudah penyalurannya,” jelasnya.<br />
Namun demikian, sambung Wim, di balik program BOS yang setiap tahunnya lancar, ternyata ada satu program yang agak mandek, yaitu program rehabilitasi sekolah.<br />
Program tersebut, jelas Win, terakhir dilaksanakan pada 2009. Dan sangat disayangkan jika program ini tidak berjalan. “Program rehabilitasi tersebut sudah berjalan, digerakkan oleh pusat. Namun sejak 2009 program tersebut tersendat hingga saat ini,” tuturnya.<br />
Ia menambahkan, terakhir program rehab tersebut ada pada 2009, dan tahun ini pihaknya belum tahu informasi lagi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/sorot/bos-madrasah-dikucurkan-tahun-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Duel Berdarah Dua Sahabat  //Dipicu Api Asmara, Pisau Dapur Ikut Bicara</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/duel-berdarah-dua-sahabat-dipicu-api-asmara-pisau-dapur-ikut-bicara/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/duel-berdarah-dua-sahabat-dipicu-api-asmara-pisau-dapur-ikut-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 05:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas & Peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2164</guid>
		<description><![CDATA[SUKMAJAYA – Asmara menimbulkan luka. Itulah yang dialami Aditia (24) dan sahabatnya Suwardi (25). Keduanya saling serang gara-gara berebut cinta Nurmila Sari (22). Sekujur tubuh Aditia luka, bagian mata kiri Suwardi lebam. Peristiwa itu terjadi pukul dua dinihari, kemarin, di Jalan Cisokan VII, RT 04/14, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Seorang saksi mata, Rully (33), menuturkan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SUKMAJAYA – Asmara menimbulkan luka. Itulah yang dialami Aditia (24) dan sahabatnya Suwardi (25). Keduanya saling serang gara-gara berebut cinta Nurmila Sari (22). Sekujur tubuh Aditia luka, bagian mata kiri Suwardi lebam. Peristiwa itu terjadi pukul dua dinihari, kemarin, di Jalan Cisokan VII, RT 04/14, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.<br />
Seorang saksi mata, Rully (33), menuturkan, malam itu Suwandi bertamu ke rumah Aditia. Mereka cekcok mulut kemudian saling gebuk dan saling tendang.<br />
&#8221;Saya lihat dua orang itu berkelahi. Salah satunya langsung mengeluarkan pisau dan menusuk lawannya,&#8221; kata Rully kepada Radar Bogor.<br />
Melihat baku hantam itu, warga sekitar tak tinggal diam. Mereka memisahkan keduanya. Tapi, Aditia sudah telanjur babak-belur. Lengannya sobek dan punggungnya juga terkena tusukan pisau. Sedangkan sang rekan Suwardi hanya menderita luka lebam di bagian mata kiri. Warga segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukmajaya.<br />
Aditia dan Suwardi dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Aditia mendapatkan 28 jahitan di bagian lengan dan punggung. Adapun Suwardi, setelah diberi perawatan, dibawa ke ke Polsek Sukmajaya.<br />
&#8220;Pak polisi yang bawa pelakunya ke kantor polisi. Pisau dapurnya itu punya Suwardi. Yang saya tahu kasus itu dipicu perebutan wanita,&#8221; jelas Rully.<br />
Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega mengatakan, Aditia dan Suwandi ribut karena memperebutkan perempuan bernama Nurmila Sari (22), warga Bojonggede. Suwandi cemburu melihat Nur bersama Aditia. Di rumah Aditia, Suwandi yang datang membawa pisau dapur mengajak sahabatnya itu duel.<br />
&#8220;Itu pengakuan dari tersangka. Kami juga menyita satu pisau dapur yang dibawa pelaku untuk berkelahi,&#8221; katanya. Fitria menambahkan, saat ini Polsek Sukmajaya masih mendalami kasus perkelahian berdarah yang berlatar asmara itu. Suwandi dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. &#8220;Tetapi bila terbukti berencana, maka hukumannya akan seumur hidup,&#8221; tandasnya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/duel-berdarah-dua-sahabat-dipicu-api-asmara-pisau-dapur-ikut-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga Susu Makin Mahal</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/harga-susu-makin-mahal/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/harga-susu-makin-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 05:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas & Peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2160</guid>
		<description><![CDATA[Harga Susu Naik, Para Orangtua Kelimpungan DEPOK – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beum diparipurnakan tapi harga-harga sudah naik dan bikin kelimpungan para bunda. Yang paling gres, harga susu melambung tinggi, persis seperti syair lagu Iwan Fals. “BBM naik tinggi susu tak terbeli, orangn pintar cari subsidi, mungkin bayi” kurang gizi. Kemarin, kenaikan harga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Harga Susu Naik, Para Orangtua Kelimpungan</p>
<p>DEPOK – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beum diparipurnakan tapi harga-harga sudah naik dan bikin kelimpungan para bunda.<br />
Yang paling gres, harga susu melambung tinggi, persis seperti syair lagu Iwan Fals. “BBM naik tinggi susu tak terbeli, orangn pintar cari subsidi, mungkin bayi” kurang gizi.<br />
Kemarin, kenaikan harga susu sudah terjadi disejumal toko susu yang tersebar di Depok. Kenaikan mulai dari Rp2 ribu hingga Rp5 ribuan.<br />
“Kalau harga susu naik, biasanya banyak konsumen protes ke toko, meski untuk masalah harga sudah ditentukan dari pihak distributor,” kata penjaga toko susu AnaKita, Lala Indriani, kepada Radar Depok, kemarin.<br />
Menurutnya, kenaikan itu belum merata di semua merek susu. Namun, pasti akan terjadi kenaikan harga secara merata untuk seluruh merek. Diperkirakan, harga susu bakal naik sekitar 5-10 persen dari harga sekarang. “Kami akui, meski harga BBM belum naik, tapi harga susu sudah lebih dahulu naik,” ujarnya.<br />
Senada, pengelola toko Susu Lulu Kids, Solihin mengatakan, beberapa merek susu sudah naik. Susu merek dancow kemasan 800 gram dari merek nestle yang biasa di jual Rp56.500 kini naik menjadi Rp58.500, selaini itu susu keluaran abbot kemasan kaleng 800 gram juga mengalami kenaikan Rp5 ribu, dari harga sepekan yang lalu sekitar Rp140 ribu, kini dibanderol menjadi Rp145 ribu.<br />
Solihin menambahkan, kenaikan itu memang cukup memberatkan konsumen, karena anak-anak umumnya mengkonsumsi susu kemasan, sebanyak 4-5 kaleng isi 800 gram, dalam sebulan.<br />
Jadi, jika satu kemasan bisa mengalami kenaikan Rp5 ribu, maka untuk 5 kemasan, cukup banyak biaya tambahan yang harus dikeluarkan para konsumen, untuk kebutuhan susu anak.<br />
“Kalau soal harga naik, pihak kami tidak bisa memutuskan sendiri, hal itu telah diputuskan dari pihak distributor,” katanya.</p>
<p>Dari Jakarta, harga susu bayi berbagai merek juga naik, sekitar 10-15 persen. &#8220;Harga satu kaleng susu bayi isi 400 gram naik dari Rp 92 ribu menjadi Rp 102 ribu,&#8221; kata pedagang bahan kebutuhan sehari-hari di Pasar Slipi, Nuriyah, kemarin.</p>
<p>Kenaikan harga itu tak terbatas pada susu bayi bermerek mahal, beberapa susu bayi &#8216;tak bermerek&#8217; pun ikut mengalami kenaikkan.</p>
<p>Elvira (36), salah seorang pedagang susu dan perlengkapan bayi mengatakan, harga susu bayi terus meningkat sejak sepekan terakhir. Ia mengungkapkan, harga grosiran pun mengalami peningkatan hingga 10 persen.</p>
<p>Para pedagang memperkirakan kenaikan harga terjadi akibat ongkso pengiriman barang-barang yang ikut naik, seiring rencana kenaikkan harga BBM. Dan kenaikkan susu bakal terus meningkat sesudah kenaikkan BBM. &#8220;Jika BBM sudah naik kenaikan harga susu mungkin akan mencapai 30 persen,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/harga-susu-makin-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah ‘Si Oneng’ Dilempar Bangkai Anjing</title>
		<link>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/rumah-si-oneng-dilempar-bangkai-anjing/</link>
		<comments>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/rumah-si-oneng-dilempar-bangkai-anjing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 12:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas & Peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rintisyanto.com/?p=2157</guid>
		<description><![CDATA[BEJI –Anggota komis VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka dari Partai Demokrat Indonesia Perjuangan PDI-P diteror. Rumah pemeran ‘Si Oneng’ dalam sinetron Bajaj Bajuri di Jalan KH Ahmad Dahlan V, No 11 A, RT07/05, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, itu dikirimi bangkai anjing dalam kantung plastik. Belum diketahui pasti motif kiriman angkai anjing itu. Namun, spekulasinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BEJI –Anggota komis VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka dari Partai Demokrat Indonesia Perjuangan PDI-P diteror. Rumah pemeran ‘Si Oneng’ dalam sinetron Bajaj Bajuri di Jalan KH Ahmad Dahlan V, No 11 A, RT07/05, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, itu dikirimi bangkai anjing dalam kantung plastik. Belum diketahui pasti motif kiriman angkai anjing itu. Namun, spekulasinya itu berkaitan dengan sikap ‘si oneng’ yang menentang kenaikan BBM.<br />
Bangkai Anjing itu dikirim dua orang pria misterius dengan mengendarai sepeda motor matic, pada Minggu (25/3), sekitar pukul 22:00. Bangkai hewan dalam kantong plastik yang masih berlumuran darah itu dilempar ke halaman rumah. Dua pria itu sempat dikejar satpam, dan sopir anggota komisi VI fraksi PDIP itu. Namun, kedua peneror itu berhasil kabur.<br />
Satpam kediaman ‘Si Oneng’, Jaenudin (44) menuturkan, melihat dua pria di atas motor parkir di depan rumah itu. Secara tiba-tiba, pria yang dibonceng mengeluarkan kantong plastik, dan melempar sesuatu ke dalam pekarangan rumah. Keduanya naik sepeda motor metik jenis mio warna hitam.<br />
“Saya langsung teriak maling saja sama dua orang itu. Pas saya buka isinya bangkai anjing yang sudah bau busuk. Saya juga sudah lapor sama bu Rieke dan Pak Donny. Bangkainya sudah saya kubur di belakang rumah ibu. Kasusnya juga sudah dilapor ke Polres dan Polsek,” katanya kepada Radar Depok.<br />
Sementara suami ‘Si Oneng’, Donny Gahral menilai teror terhadap istrinya berbau politis. Apalagi, istri merupakan anggota DPR RI yang menolak keras kenaikan BBM. Di tambah, sejumlah komentarnya di sejumlah media sangat lantang dan keras.<br />
“Pasti ada kaitannya dengan BBM, jadi ini merupakan teror dan ancaman dari lawan politik. Budaya ini sudah sering terjadi, apalagi jika membela kepentingan masyarakat,” ucapnya.<br />
Dosen Filsafat Universitas Indonesia itu menambahkan, teror dengan bangkai anjing itu telah dilaporkannya ke Polresta Depok.<br />
“Saya sudah buat laporan baik ke Polresta Depok dan Polsek Beji. Teror ini memang baru pertama kali terjadi, sejak istri saya menolak keras kenaikan BBM. Jadi biarlah semuanya diurusi polisi,” imbuhnya.<br />
Sementara itu, Sekretaris Rieke, Reni menambahkan, dia juga tak mengetahui maksud pengiriman bangkai tersebut. Di tambah, selama satu hari bosnya itu berada diluar kota.<br />
&#8220;Belum tahu apa motifnya. Tapi kata polisi itu merupakan perbuatan tidak menyenangkan,&#8221; ucapnya.<br />
Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Febriansyah menyatakan, kasus pelemparan bangkai anjing ke rumah Rieke Diah Pitaloka masih diselidiki. Rumah tersebut sudah lama tidak dihuni oleh Rieke.<br />
“Sekarang ditempati oleh kakak Rieke, kemungkinan itu salah sasaran. Kasusnya masih kami selidiki, kalau motifnya juga belum bisa dipastikan,” pungkasnya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rintisyanto.com/berita/lintas-peristiwa/rumah-si-oneng-dilempar-bangkai-anjing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

